Apa itu Bitcoin (Halving)?

Apa itu Bitcoin (Halving)?

Salah satu ciri utama Bitcoin adalah jumlahnya yang terbatas.

Jumlah Bitcoin hanya ada 21 juta.

Ketika jaringan telah memenuhi batasan tersebut, tidak ada Bitcoin yang bisa diterbitkan lagi.

Namun, jika 21 juta Bitcoin ini diterbitkan dengan cara yang salah,

Hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah besar.

Bitcoin dibuat ketika blockchain memberikan imbalan saat penambang melakukan validasi transaksi.

Jaringan memberikan Bitcoin kepada para penambang yang menambahkan block dalam jaringan mereka.

Untuk memastikan kesinambungan proses ini,

Pencipta Bitcoin,

Satoshi Nakamoto,

Memasukkan sebuah aturan dalam protokol Bitcoin bahwa imbalan bagi para penambang akan berkurang 50%!t(MISSING)iap 210,000 block, atau kira-kira setiap 4 tahun.

Peristiwa ini dikenal sebagai ‘Bitcoin halving’ atau ‘Halvening’.

Sejak lahirnya Bitcoin di tahun 2009, sudah terjadi dua kali peristiwa halving.

Imbalan pertama bagi para penambang adalah 50 Bitcoin untuk tiap block yang ditambang.

Jumlah ini kemudian berkurang menjadi 25 Bitcoin pada tahun 2012, 12.5 Bitcoin pada tahun 2016 (imbalan yang berlaku sekarang),

Dan pada halving berikutnya yang diperkirakan terjadi pada bulan Mei 2020, imbalan tersebut akan berkurang menjadi 6.25 Bitcoin.

Mengapa hal ini terjadi?

Halving dilakukan untuk mengendalikan penawaran.

Berkaitan dengan permintaan,

Jika koin beredar terlalu cepat,

Maka, menurut teori ekonomi dasar,

Akan terjadi surplus yang beredar dan akan menimbulkan jatuhnya nilai koin.

Satoshi Nakamoto menjelaskan kerangka berpikir ini melalui sebuah email:

Fakta bahwa ada koin baru yang diterbitkan berarti jumlah penawaran uang meningkat dibandingkan dengan yang telah direncanakan, namun hal ini tidak serta-merta menimbulkan inflasi.

Jika penawaran uang meningkat dengan kecepatan yang sama dengan peningkatan jumlah pengguna uang, maka harga akan tetap stabil.

Jika jumlah penawaran tidak meningkat seiring naiknya permintaan, maka akan terjadi deflasi dan para pengadopsi uang mula-mula akan menikmati kenaikan nilai.”

“Koin harus didistribusikan pada mulanya, dan kecepatan yang konstan tampaknya merupakan formula yang terbaik.”

Untuk menentukan kecepatan penerbitan koin,

Satoshi menggunakan skala logaritma.

Oleh karena itu, setelah 10 tahun, 80%!d(MISSING)ari penawaran Bitcoin akan sudah ditambang. Namun Bitcoin terakhir baru akan diterbitkan pada tahun 2140.

Referensi: Luno

Untuk mengetahui countdown / sejarah halving bisa cek dibawah ini, teman-teman bitcoinners!

https://coinmarketcap.com/halving/bitcoin/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *