Dana

Dana

Dana merupakan alat yang sangat penting yang dibutuhkan oleh setiap perusahaan untuk menjalankan kegiatan operasionalnya.

Pengertian

Pengertian Dana Menurut Para Ahli
Source: Tech in Asia

Menurut Para Ahli

1. Menurut Ardiyos

Pengertian dana menurut Ardiyos,

Mengemukakan bahwa :

Dana berarti uang, surat berharga, serta harta lainnya yang sengaja disisihkan bagi suatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan.

(2005 : 451)

Dari kutipan di atas,

Maka, dikatakan bahwa dana adalah sejumlah uang atau yang dapat dinilai dengan uang yang disisihkan untuk kepentingan atau tujuan tertentu.

2. Menurut Kasmir

Beliau mengemukakan bahwa :

1. Dana dianggap sebagai kas.
2. Dana dianggap sebagai uang yang disimpan di bank dalam bentuk giro atau tabungan.
3. Dana dianggap sebagai modal kerja.
4. Dana dianggap sebagai seluruh aktiva yang dimiliki perusahaan.
5. Dana dianggap sebagai aktiva yang memiliki sifat sama dengan kas.

(2008 : 17)

Dari kutipan di atas,

Dapat kita simpulkan….

Bahwa, dana merupakan kas atau modal kerja yang sangat penting yang digunakan untuk melihat aliran kas pada perusahaan.

Dengan tujuan yang telah ditetapkan selama periode akuntansi tertentu.

3. Menurut Indra Bastian & Suhardjono

Mereka berdua melontarkan bahwa:

Dana adalah jumlah dana yang dihimpun dalam periode tertentu yang dikelompokkan dalam dana berbiaya dan tidak berbiaya.

 (2006 : 287)

Dari pengertian di atas,

Dapat disimpulkan,

Bahwa dana bagi setiap perusahaan merupakan hal yang sangat fundamental guna membiayai seluruh kegiatan operasional perusahaan.

4. Menurut Erich A. Helfert

Beliau mengutarakan bahwa:

Dana adalah konsep keuangan yang umum untuk menyebut sumber daya, apakah diwujudkan oleh perusahaan dalam bentuk saldo kas, piutang, persediaan, dan aktiva tetap, atau diperoleh perusahaan dalam bentuk pinjaman kredit dari pemasok, obligasi, atau modal pemegang saham.

 (2007 : 6)

Dari pengertian di atas,

Dapat disimpulkan,

Bahwa dana merupakan konsep keuangan yang berupa aktiva lancar dan aktiva tetap yang akan diwujudkan oleh perusahaan untuk kelancaran usahanya.

5. Menurut Marihot Manullang & Dearlina Sinaga

Mereka mengatakan bahwa:

Dana merupakan alat yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.

 (2005 : 3)

Dari kutipan di atas,

Maka, dikatakan bahwa dana adalah alat yang sangat berarti yang diperlukan dalam menjalankan kegiatan perusahaan.

Jenis-jenis Dana

Pada dasarnya dana sangat mempengaruhi jenis usaha setiap perusahaan yang bersangkutan.

Berikut adalah jenis-jenis dana :

1. Dana Umum (General fund)

Yaitu, dana untuk mempertanggungjawabkan sumber-sumber yang tidak dipertanggungjawabkan dalam dana lain.

2. Dana Pendapatan Khusus (Special Revenue Fund)

Yaitu, dana untuk mempertanggungjawabkan penerimaan sumber-sumber tertentu (Selain yang dipertanggungjawabkan dalam dana trust belanja dan proyek modal) yang ditujukan untuk aktivitas tertentu.

3. Dana Pelunasan Utang (Debt Service Fund)

Yaitu, dana untuk mempertanggungjawabkan pengakumulasian sumber-sumber untuk membayar pokok dan bunga utang jangka panjang umum.

4. Dana Proyek Modal (Capital Project Fund)

Yaitu, dana untuk mempertanggungjawabkan sumber-sumber yang digunakan untuk tujuan perolehan atau pembangunan fasilitas modal (selain yang dipertanggungjawabkan melalui dana kepemilikan dan dana trust).

5. Dana Perusahaan (Enterprise Fund)

Dana untuk mempertanggungjawabkan aktivitas bisnis (komersial) yang dilakukan oleh pemerintah.

6. Dana Trust Belanja (Expendable Trust Fund)

Yaitu dana untuk mempertanggungjawabkan sumber keuangan yang diterima dari unit pemerintah lain, organisasi, dan perseorangan yang dapat dibelanjakan sesuai dengan trust agreement atau aturan dari pemberi (donor).

7. Dana Trust (Trust Fund)

Dana untuk mempertanggungjawabkan aktiva milik pihak lain yang dikelola oleh pemerintah sebagai pihak yang dipercaya atau trustee.

8. Dana Layanan Internal (Internal Service Fund)

Dana untuk mempertanggungjawabkan barang/jasa yang disediakan oleh suatu unit pemerintah kepada unit pemerintah itu sendiri atau kepada unit pemerintah lain.

9. Dana Trust Pensiun (Pension Trust Fund)

Dana untuk mempertanggungjawabkan penerimaan dan pembayaran dari pemerintah, karyawan atau pihak lain untuk tujuan dana pensiun, penggunaan sumber-sumber dana yang diterima dan perhitungan serta pembayaran kepada para pensiun.

10. Dana Peragenaan (Agency Fund)

Dana untuk mempertanggungjawabkan aktiva milik pihak-pihak lain yang dikelola oleh pemerintah yang bertindak sebagai agen.

11. Dana Trust Non Belanja (Non Expentable Trust Fund)

Dana untuk mempertanggungjawabkan yang diterima suatu unit pemerintah yang tidak bersifat belanja sesuai dengan agreement atau aturan dari pemberi (donor).

Promo

Kesimpulan

Maju tidaknya kegiatan perusahaan ditentukan oleh pengelolaan dana operasional.

Dilihat dari perkembangan ekonomi yang semakin pesat mengakibatkan dunia usaha menghadapi permasalahan yang semakin kompleks dan dinamis.

Kondisi tersebut diperburuk dengan banyaknya penanaman modal yang menarik kembali modal yang diinvestasikannya, pada akhirnya banyak perusahaan yang gulung tikar.

Untuk menghadapi permasalahan tersebut,

Berbagai cara dilakukan oleh setiap perusahaan diantaranya dalam bidang:

  • Pemasaran,
  • Sumber daya manusia,
  • Produksi, maupun dalam hal
  • Keuangan.

Salah satu cara yang terbaik untuk mengatasi masalah yang dihadapi adalah dengan cara mengelola dana operasional yang baik akan berpengaruh terhadap keuangan perusahaan.

Setiap perusahaan selalu dituntut untuk mengelola dana sebaik mungkin.

Sehingga bisa meningkatkan efektivitas dan efesiensi dana perusahaan yang sangat berkaitan terhadap laba perusahaan.

Koperasi PPPG Tertulis dalam menjalankan dana operasionalnya telah menerapkan pengelolaan dana operasional secara efektif dan seefisien mungkin.

Dengan menentukan besarnya kebutuhan dana operasional yang diperlukan oleh koperasi.

Sehingga tidak akan terjadinya adanya dana yang menganggur dalam koperasi dan sekaligus dapat meningkatkan laba pada koperasi.