Cara Menyimpan Sayuran Seperti Sawi di Kulkas

Cara Menyimpan Sayuran Seperti Sawi di Kulkas

Untuk menghemat waktu,

Sebagian ibu-ibu memilih membeli sayuran dalam jumlah banyak.

Nah, bagaimana cara agar kondisi sayuran yang ibu beli itu tetap terjaga kualitasnya.

Berikut ini beberapa langkah cara menyimpan sayuran di kulkas yang baik dan benar di antaranya adalah

  1. Pilihlah sayuran terlebih dahulu sebelum disimpan,
  2. Cuci dan keringkan sayuran yang ingin disimpan dalam kulkas,
  3. Kemudian, bungkus sayuran menggunakan kertas atau plastik yang berlubang,
  4. Pisahkan antara sayuran dan buah-buahan.
  5. Usahakan menyimpan sayuran dalam bentuk yang utuh,
  6. Cek suhu di dalam kulkas dengan teratur,
  7. Lalu, Ibu periksa kembali kondisi dan mutu sayuran secara berkala minimal 1 minggu,
  8. Kemudian, Ibu tata sayuran yang sesuai dengan jenisnya di dalam rak,
  9. Ingat! tidak semua sayuran itu bisa disimpan dalam kulkas ya, Moms!
  10. Simpan sayuran di kulkas dengan wadah supaya lebih rapi dan mudah dibersihkan.

#1. Pilihlah Sayuran yang Akan Disimpan Terlebih Dahulu

Cara pertama untuk menyimpan sayuran agar awet adalah dengan memilih sayuran yang kamu beli terlebih dahulu.

Bahkan sayuran yang dibeli di supermarket pun,

Pasti ada sebagian sayuran yang sudah memiliki bagian yang telah menguning dan kecoklatan.

Buang bagian ini agar kerusakannya tidak menjalar ke area lain serta potong bagian akar sayuran.

2. Kemudian, Cuci dan Keringkan Sayuran Sebelum Disimpan

Cuci dan Keringkan Sayuran Sebelum Simpan di Kulkas

Setelah ibu-ibu membeli sayuran,

Segera langsung cuci bersih setiap bagiannya dengan air mengalir, dan bersih serta sabun anti-bakteri.

Agar seluruh bakteri dan kotoran yang menempel lepas dari permukaannya

Bakteri dan kotoran merupakan salah satu faktor yang mempercepat proses pembusukan.

Setelah dicuci, lap dan keringkan sayuran sebelum memasukkannya ke dalam kulkas.

#3. Lalu, Bungkus Sayuran dengan Kertas atau Plastik Berlubang

Bungkus Sayuran dengan Kertas atau Plastik Berlubang

Sangat tidak dianjurkan untuk menyimpan sayuran dalam wadah yang tertutup rapat.

Hal ini karena sayuran tetap butuh oksigen untuk bertahan.

Sebaiknya, ibu-ibu gunakan kertas atau plastik berlubang untuk membungkus sayuran.

Fungsi kertas akan mencegah suhu kulkas menyerap ke dalam sayuran sementara plastik berlubang akan memberi akses aliran udara.

Khusus jamur, wajib dibungkus dengan kertas, karena mudah lembab dan busuk jika dibungkus dalam plastik.

#4. Wajib Pisahkan Sayuran dan Buah-buahan

Wajib Pisahkan Sayuran dan Buah-buahan

Ibu-ibu harus menyimpan sayuran secara terpisah dengan buah.

Buah-buahan dapat menghasilkan zat etilen, yang akan mempercepat kematangan bahan makanan segar.

Pada akhirnya ini menyebabkan proses pembusukan terjadi lebih cepat.

Jika Ibu ingin sayuran bisa bertahan selama tiga hari tanpa membusuk, simpan di rak khusus sayuran.

Terpisah dari buah-buahan dan bawang-bawangan.

#5. Usahakan Menyimpan Sayuran dalam Bentuk Utuh

Usahakan Menyimpan Sayuran dalam Bentuk Utuh

Sangat dianjurkan untuk menyimpan sayuran dalam bentuk utuh.

Jangan memotongnya sebelum disimpan,

Sebab akan membuatnya mudah kering dan membusuk.

Ibu-ibu hanya perlu memotong bagian akarnya saja agar sayuran bersih.

#6. Cek Suhu Di dalam Kulkas dengan Teratur

Cek Suhu Di dalam Kulkas dengan Teratur

Cara menyimpan sayuran agar tahan lama di kulkas berikutnya adalah, selalu cek suhunya.

Suhu yang baik untuk menyimpan sayuran adalah 1-4 derajat celcius.

Bila suhu lebih tinggi, bakteri akan mudah berkembang dan membuar aroma serta cita rasa sayuran jadi tidak sedap.

#7. Periksa Kondisi dan Kualitas Sayuran Secara Berkala

Ketika menyimpan sayuran di lemari es,

Sebaiknya, kami sarankan kepada Ibu-ibu untuk tidak membiarkannya selama berhari-hari.

Sayuran sebaiknya disimpan tidak lebih dari tiga hari untuk menjaga kesegarannya.

Jika kamu ingin menyimpannya lebih dari itu,

Pastikan juga untuk selalu mengeceknya setiap hari.

Segera buang bagian yang mulai layu, menguning, atau bahkan sudah membusuk.

Agar tidak mengontaminasi sayuran lainnya.

#8. Tata Sayuran Sesuai dengan Jenisnya Di dalam Rak

Tata Sayuran Sesuai dengan Jenisnya Di dalam Rak Kulkas

Kulkas pada umumnya memiliki 3-4 rak penyimpanan,

Jadi gunakan dengan sebaik mungkin untuk menyusun sayuran sesuai dengan jenisnya.

Misalnya, letakkan sayuran berdaun hijau, seperti kangkung, sawi, dan bayam di rak terbawah.

Suhu di sana cenderung stabil sehingga aman untuk sayuran yang lebih rentan busuk.

Kemudian di rak tengah simpan sayuran dengan kadar air rendah seperti wortel, kol, buncis, dan kacang panjang.

Selanjutnya di rak teratas simpan sayuran dengan kadar air tinggi seperti mentimun, cabai, terong, dan paprika.

Tips menyimpan sayuran ini akan memudahkanmu saat mengecek kondisi sayuran di kulkas nantinya.

#9. Ingat, Moms! Tidak Semua Sayuran Bisa Disimpan di Kulkas

Ada beberapa sayuran yang tidak boleh disimpan dalam kulkas.

Misalnya tomat, karena udara dingin dapat menghambat proses pematangan tomat.

Kalaupun kamu meletakkan tomat dalam kulkas, pisahkan dari mentimun.

Gas dalam tomat akan membuat mentimun cepat busuk.

Kemudian daun kemangi, karena akan mudah layu dan tidak segar.

Bumbu dapur pun sebaiknya disimpan di luar karena kelembaban kulkas bisa menyebabkan teksturnya menjadi lembek.

Kemudian kentang, sebaiknya simpan di tempat yang lebih gelap dan dingin agar zat tepungnya terjaga,

#10. Dengan Wadah

Jika ingin sayuran tersusun dengan lebih rapi, kamu bisa menggunakan wadah.

Namun ini hanya berlaku untuk sayuran dengan batang yang keras seperti brokoli atau wortel.

Pertama cuci wortel dan brokolo, kemudian kupas atau potong bagian yang akan digunakan.

Masukkan dalam wadah yang tertutup rapat baru letakkan di kulkas.

Sangat disarankan untuk memilih bagian freezer untuk menyimpannya.

Referensi:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *