Fakeout Setup di dalam Trading (FO)

Fakeout Setup di dalam Trading Forex (FO)

Baiklah teknik ini saya beri judul “Fakeout Setup” atau singkatan dari FO.

Setup ini berlaku apabila ada 2 atau 3 resistance/support yang sejajar kemudian berhasil menembus resistance/support tersebut.

Akan tetapi, bukan untuk meneruskan trend melainkan hanya untuk mengambil stoploss retail trader kemudian harga mengalami pembalikan arah.

Berikut contoh setup:

Contoh Setup Fake Out Setup (FO)

FO - Fake Out Setup di dalam Trading Forex

Setup Fake Out di dalam Chart Metatrader:

Setup Fake Out di dalam Chart Metatrader

Ruler / Aturan

#1. Mengenai strategi fakeout setup ini, dimana jika terjadi rejected 3 kali pada suatu area, apakah sudah dipastikan harga akan berbalik arah?

Jawaban:

Lebih banyak rejection atau SNR (Support and Resistance) line yang sejajar akan lebih kuat untuk reversal.

Mengapa harus diharuskan?

Agar kita menghasilkan entry pointnya yang cukup memuaskan!

Catatan:

Akan tetapi, jangan terlalu greedy / rakus.

Tetap gunakan sabuk pengaman karena market selalu dinamis.

#2. Fake Out setup ini berarti adalah pola penembusan yang gagal.

Jawaban:

Fakeout ini bisa dikatan manipulasi untuk trader yang suka mengejar market.

Untuk entry point-nya, kita tidak perlu menunggu konfirmasi, tempatkan saja pending order di area QML atau MPL.

#3. Bahwa teknik ini dibutuhkan kriteria apabila 2 atau 3 resistance atau support yang sejajar ya. Jadi, apabila keadaan tersebut tidak memenuhi, maka fakeout pun tidak bisa dijalankan.

Jawaban:

Ya, betul sekali. Minimal kita sudah ada 2 SNR yang sejajar, bahkan lebih bagus jika pantulan lebih banyak sehingga akan terlihat kekuatan (power) untuk reversal.

#4. Mau tanya QML dan MPL itu apa ya gan? Maklum Newbie

QML sendiri adalah nama lain dari pola head and shoulder yang berfokus pada bahu kiri yang fresh.

Sedangkan untuk MP (Maximun Pain Level) sendiri adalah pucuk candle yang ada di sebelah kanan pada support / resistance line.

#5. Jujur kita juga sering terjebak dengan breakout gan, saya lihat harganya sudah menembus resistance.

Namun, ternyata malah berbalik arah.

Jawaban:

Kalau menurut kami untuk fake breakout atau fakeout biasanya bereaksi dengan membentuk shadow candle dan close di atas / bawah SNR Line.

Dan Real breakout biasanya harga bereaksi dengan membentuk candle middle atau full body dan close di bawah / atas SNR atau engulfing pada SNR level tersebut.

Studi Kasus

Hari ini saya akan coba menganalisa salah satu pair, yaitu NZD/JPY menggunakan fakeout setup ini.

Studi Kasus Fake Out (FO) pada NZDJPY

Terlihat di timeframe daily pola candlestik sudah memunculkan fakeout ( R1 dan R2 ) dimana untuk penempatan entry point nya harus diatas pola fakeout tersebut.

Catatan tambahan:

Kami akan menambah sedikit informasi untuk fake out, mungkin teknik ini bisa ditambahkan dengan teknikal SnD.

Jadi, di dalam fakeout itu terjadi ada apa saja.

Terkadang fakeout ada di dalam supply yang dimana jika di Engulfing, maka kemungkinan harga membaliknya dengan cepat.

Setahu saya dengan SnD, kemungkinan fakeout akan lebih mantap dan ditambahkan reaksi-reaksi price action itu sendiri.

Semoga analisnya bermanfaat untuk banyak orang.

Referensi: asoibelieved

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *