8+ Manfaat Latihan Fisik yang Anda Tahu

8+ Manfaat Latihan Fisik yang Anda Tahu

Last Updated on

Latar Belakang

Jika dilakukan dengan benar dan teratur, maka manfaat yang didapat dari latihan kebugaran jasmani dapat menjadi solusi untuk dapatkan berat badan yang ideal.

Selain itu, latihan ini juga dapat meningkatkan kondisi tubuh kita dan mengurangi risiko mengidap berbagai gangguan kesehatan.

Olahraga secara rutin da tepat dapat membakar kalori lemak berlebih pada tubuh sehingga mencegah penyakit tertentu dan memperlambat proses penuaan.

Memang olahraga dapat membuat tubuh terasa lelah, apalagi setelah berjam-jam bekerja di kantor.

Tapi, capek sehabis olahraga jauh berbeda dengan rasa lelah karena stres.

Letih sehabis olahraga dapat membuat tubuh kita menjadi lebih rileks, pikiran lebih tenang dan kita merasa senang.

Penjelasan Lebih Singkat

Latihan fisik adalah aktivitas yang dilakukan secara terencana, teratur dan berulang-ulang dalam intensitas tertentu berkesinambungan untuk meningkatkan taraf kesehatan dan kebugaran.

Berdasarkan buku Petunjuk Praktis Pemenuhan Kebutuhan Cairan dalam Latihan Fisik yang dirancang oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), beberapa manfaat latihan fisik yang dilakukan secara baik, benar, teratur, dan terukur, yaitu:

#1. Meningkat kebugaran jantung paru, kekuatan dan ketahanan otot, kelenturan, keseimbangan, koordinasi, kecepatan dan tenaga.

#2. Menurunkan kadar gula darah yang tinggi, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol LDL tinggi, menurunkan obesitas (terutama massa lemak di dalam perut), menurunkan stres psikis.

#3. Meningkatkan massa tulang, meningkatkan kadar kolesterol HDL, meningkatkan massa otot yang menurun akibat proses penuaan, membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi serta daya tahan tubuh khususnya terhadap infeksi saluran napas atas, meningkatkan hormon endorfin yang memperbaiki mood dan rasa senang atau bahagia.

#4. Meningkatkan fungsi seksual dan menjaga keseimbangan hormonal.

#5. Menurunkan risiko kematian akibat penyakit penyakit jantung dan stroke, menurunkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2, demensia (kemunduran fungsi otak), osteoporosis (pengeroposan tulang).

#6. Mengembalikan atau memperbaiki fungsi fisik yang menurun akibat penyakit maupun trauma fisik.

#7. Menurunkan risiko beberapa jenis kanker (payudara, kolon, prostat, dinding rahim) serta meningkatkan kualitas hidup dan kemampuan fisik pada pengidap kanker.

#8. Satu-satunya cara mencapai tubuh ideal, proporsional, atletis dan sehat.

Pertanyaan: Mengapa aktivitas fisik dapat mencegah akumulasi berlebihan kadar gula dan tekanan darah, jelaskan!

Jawaban:

a.) Latar belakang

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang komplek di seluruh dunia.

Jumlah penderitanya semakin meningkat, dan penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan.

Untuk mengendalikannya, selain membutuhkan peran dokter untuk menentukan pengobatan.

Diperlukan pula tanggung jawab masing-masing penderita diabetes untuk pengelolaan diabetes sehari-hari, yaitu menjaga pola makan dan melakukan aktifitas fisik.

Aktivitas fisik, termasuk kegiatan sehari-hari seperti misalnya:

  1. Bangun tidur,
  2. Memasak,
  3. Berpakaian,
  4. Mencuci,
  5. Bekerja, tanpa disadari berperan dalam pengelolaan penyakit diabetes melitus.

Anjuran untuk melakukan kegiatan fisik bagi penderita diabetes telah dilakukan sejak seabad yang lalu oleh seorang dokter dari dinasti Sui di Cina.

Dikatakan bahwa kegiatan fisik akan mengurangi risiko kejadian gangguan kardiovaskuler dan meningkatkan harapan hidup pada penderita diabetes.

1. Olahraga

Prinsip latihan jasmani bagi penderita diabetes persis sama dengan prinsip latihan jasmani secara umum, yaitu memenuhi beberapa hal, seperti: frekuensi, intensitas, durasi, dan jenis.

  • Frekuensi: olahraga sebaiknya dilakukan secara teratur 3-5 kali per minggu,
  • Intensitas: ringan dan sedang,
  • Durasi: 30-60 menit
  • Jenis: latihan jasmani endurans (aerobik) untuk meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru seperti:
    • Jalan,
    • Jogging,
    • Berenang,
    • Bersepeda.

2. Aktivitas fisik sehari-hari

Dengan terbiasa melakukan aktivitas fisik sehari-hari, kadar gula dalam darah dapat terkontrol.

Misalnya: lebih memilih berjalan kaki daripada menggunakan kendaraan bermotor, atau memilih naik melalui tangga daripada menggunakan lift.

Di masa sekarang, dimana teknologi kian berkembang sehingga aktifitas fisik menjadi berkurang.

Perlu dibuat suatu jadwal kegiatan fisik yang terrencana dengan baik dan teratur bagi penderita diabetes.

3. Saran / Kesimpulan

Hindari kegiatan bermalas-malasan, contohnya: menonton televisi dalam waktu lama, bermain game komputer, bermain handphone, internet, dan lain sebagainya

Apakah keuntungan latihan fisik secara teratur?

1. Meningkatkan kebugaran jantung, kekuatan dan ketahanan otot, kelenturan, keseimbangan , kecepatan dan tenaga.
2. Menurunkan kadar gula darah yang tinggi , dan tekanan darah tinggi,
3. Meningkatkan massa tulang.
4. Meningkatkan fungsi seksual,
5. Menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke
memperbaiki fungsi fisik,
6. Menurunkan risiko beberapa jenis kanker.

Sebutkan manfaat aktifitas fisik secara teratur terhadap kesehatan

Manfaat aktivitas fisik secara teratur terhadap kesehatan diantaranya ialah sebagai berikut ini:
#1. Memperkuat jantung.

Jantung sebenarnya tersusun dari serangkaian otot yang bekerja bersama.

Oleh sebab itu, latihan secara teratur akan meningkatkan kinerja jantung itu sendiri.

Dengan memperkuat otot jantung, maka kita akan terhindar dari kemungkinan terserangnya penyakit jantung yang bisa menyebabkan kematian.

#2. Menjaga arteri dan vena supaya dapat bekerja dengan baik.

Latihan fisik atau olahraga dapat mengurangi jumlah kolesterol dan lemak berbahaya dalam darah.

Hal ini akan meningkatkan fleksibelitas dinding pembuluh darah, serta akan membantu penurunan tekanan darah.

Hal ini dapat membantu kita mengurangi resiko terkena serangan jantung maupun penyakit stroke.

#3. Memperkuat paru-paru.

Olahraga dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi paru terutama saat beraktivitas.

Sehingga akan lebih banyak oksigen yang masuk ke dalam tubuh dan lebih banyak karbondioksida yang dikeluarkan dari tubuh

Thanks to: OB Fit Surabaya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *