Perbedaan Jalan dan Lari yang Harus Anda Tahu!

5+ Perbedaan Jalan dan Lari yang Harus Anda Tahu!

Olahraga adalah hal yang lumrah dan telah dikenal masyarakat luas.

Olahraga memiliki berbagai macam cabang dan salah satu cabang olahraga yang populer adalah cabang atletik.

Di dalam olahraga cabang atletik terdapat jalan dan lari. Lari juga mempunyai cabang olahraga lari tersendiri juga.

Latar Belakang

Dari semua olahraga, jalan dan lari adalah olahraga yang paling murah tanpa adanya biaya dan yang paling mudah dilakukan tanpa diperlukannya teknik tertentu.

Berbeda dengan olahraga lainnya yang memerlukan teknik dan skill tertentu yang tentu saja harus dikuasai oleh pelaku olahraga tersebut.

Jalan dan lari juga olahraga yang membuat badan sehat.

Biasanya olahraga ini dilakukan pada setiap pagi atau sore hari yang setidaknya dilaksanakan satu minggu sekali.

Perbedaan lari pagi dan sore memiliki dampak dan suasana yang berbeda.

Olahraga ini sangat populer apalagi di Indonesia karena dengan jalan santai atau lari.

Mereka bisa bercengkerama dan berbicara yang membuat olahraga ini sangat menyenangkan.

Akan tetapi, pemahaman tentang olahraga jalan dan lari ini banyak masyarakat yang tidak mengerti.

Karena itu, disini kami akan menjelaskan perbedaan jalan dan lari.

Pada dasarnya jalan dan lari memiliki definisi tersendiri sesuai dengan olahraga atletik.

Perbandingan

a.) Kontak Dengan Tanah

Pada saat berjalan, tentu kita akan merasakan kontak langsung dengan lantai atau tanah sehingga kontak tersebut akan terasa jelas.

Sedangkan pada saat berlari, kita tidak akan merasakan kontak yang terlalu jelas karena pada saat berlari terkadang kita akan melangkah yang kemudian tubuh kita akan melayang sepersekian detik dan kemudian jatuh lagi untuk menginjak lantai atau tanah.

2.Anggota Badan

Pada saat berjalan, kita hanya akan menggunakan kaki dan tubuh tidak akan bergerak.

Beda halnya dengan lari, seluruh anggota tubuh akan bergerak. Karena itu, olahraga lari lebih berat dilakukan daripada jalan.

3.Tumpuan

Perbedaan yang paling menonjol antara jalan dan lari adalah untuk jalan, kaki dijadikan sebagai tumpuan.

Sedangkan dalam olahraga lari, tumpuan terletak pada ujung jari kaki depan.

4.Sudut lutut

Salah satu perbedaan jalan dan lari adalah pada saat berjalan lutut tidak akan menekuk banyak.

Sedangkan dengan berlari, lutut akan menekuk lebih banyak dan beban pada lutut akan lebih besar daripada pada saat berjalan.

Pada saat berlari otot quadriceps juga akan bekerja.

Karena itu, orang akan merasa cepat letih pada saat berlari ketimbang pada saat berjalan.

5.Kecepatan

Berdasarkan kecepatan, olahraga jalan dan lari sangatlah jauh berbeda.

Untuk rata-rata dalam berjalan hanya akan secepat 5 km/jam dan walaupun dilakukan jalan cepat hanya akan 8 km/jam.

Beda halnya dengan lari,  kecepatan lari lebih cepat 2 kali lipat daripada berjalan.

Lari tercepat bisa sampai 44 km/jam yang telah dilakukan oleh Usain Bolt.

Untuk berlari cepat penting untuk memperhatikan cara memilih sepatu lari yang benar.

Karena jika sampai salah, maka kaki akan cedera dan atlet akan gagal.

6. Cedera

Berbeda dengan olahraga lainnya, olahraga jalan adalah olahraga yang paling jarang mengakibatkan risiko atau cedera.

Untuk orang yang memiliki kelebihan berat badan, akan lebih baik untuk melakukan olahraga jalan.

Karena jika melakukan olahraga lari, kaki akan terbebani sehingga dapat membuat cidera pada kaki.

7. Makna

Jalan adalah gerakan melangkahkan kaki yang dapat digerakkan ke semua arah, baik itu ke kanan, kiri, belakang dan depan.

Lari merupakan sebuah cabang olahraga.Lari adalah olahraga yang menggunakan ujung kaki sebagai tumpuan kaki.

Tabel Perbedaan

JalanLari
PengertianJalan adalah gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi yang lainnya dengan melangkahkan kaki secara bergantian.Lari adalah gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi yang lainnya dengan melangkahkan kaki secara bergantian dan secara cepat.
Kecepatan MaksimalKira – kira sekitar 8 km /jamRekor oleh usain bolt adalah 44 km /jam
Sudut LututNormalLebih banyak menekuk
Kontak dengan TanahSelalu kontak dengan tanah (paling tidak 1 kaki).Tidak selalu kontak dengan tanah (ada fase 2 kaki melayang).
CederaMinim terjadi cedera.Rentan cedera di area lutut dan pergelangan kaki terutama bagi orang yang obesitas atau kelebihan badan.

Jelaskan perbedaan antara jalan dan lari

Dalam dunia atletik dikenal dengan istilah lari ataupaun jalan.

Jalan adalah gerak perpindahan tubuh dari satu posisi ke posisi yang lain dengan melangkahkan kaki secara bergantian.

Sedangkan lari sendiri memiliki pengertian yang sama memindahkan tubuh kita dari suatu posisi ke posisi yang lain dengan melangkahkan kaki kita.

Tetapi perbedaan dari keduanya tersebut adalah:
– Ketika jalan langkah kaki kita pasti terdapat salah satu kaki kita yang berhubungan / kontak dengan tanah.

Sedangkan lari ada saat kedua kaki kita tidak terhubung atau melayang.

– Tetapi secara kasat mata akan sulit terlihat hanya yang membedakan dengan kasat mata kita adalah dari segi kecepatan geraknya.

Sebutkan prinsip-prinsip dasar jalan cepat

Gerakan melangkah maju dengan terus mempertahankan hubungan antara kaki dan tanah merupakan konsep dari berjalan cepat, dalam cabang olah raga atletik jalan cepat sering diperlombakan.

Penjelasan:
Cara melakukan gerakan jalan cepat:
#1. Dimulai dengan gerakan mengangkat paha kaki ayun ke depan,  
lutut dilipat,
#2. Tungkai badan bergantung ke depan,  
#3. Kemudian ayunan paha ke depan,
#4. Tungkai bawah ikut terayun ke depan,
#5. Lutut berada pada posisi lurus,  
#6. Tumit terlebih dahulu menyentuh tanah,  
#7. Bersamaan menggunakan ayunan kaki tersebut kaki tumpu menolak dengan mengangkat tumit,
#8. Selanjutnya ujung kaki tumpu diangkat dari tanah berganti menjadi kaki ayun.

Jelaskan tahapan-tahapan di dalam jalan cepat!

Pada umumnya gerakan jalan cepat dapat dibagi kedalam beberapa tahapan, yakni:
#1. Start
#2. Langkah
#3. Condong Badan
#4. Ayunan Lengan
#5. Finish
Kecondongan badan sedikit ke depan menggunakan ayunan lengan dari kepala, punggung/dada, pinggang sampai tungkai bawah sedikit condong ke depan.

Siku dilipat sekitar 90 derajat, ayunan lengan arahnya lebih masuk, gerakan lengan seirama menggunakan langkah kaki.

Referensi:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *