Apakah Suplemen Kalsium Penting untuk Ibu Menyusui?

Apakah Suplemen Kalsium Penting untuk Ibu Menyusui?

Last Updated on

Selama 9 bulan kehamilan, ibu dituntu untuk untuk lebih memperhatikan asupan zat gizi hariannya.

Saat si kecil telah lahir dan masuk ke masa menyusui.

Anda tetap harus mencukupi beragam zat gizi yang diperlukan setiap harinya, termasuk asupan mineral kalsium.

Lantas, mengapa kalsium penting untuk ibu menyusui selama masa ASI ekslusif?

1. Apakah kebutuhan kalsium meningkat selama menyusui?

Greek Yogurt in a Glass Jars with Spoons

Kebutuhan zat gizi ketika seorang wanita tengah hamil maupun menyusui akan berbeda dengan saat tidak sedang hamil dan menyusui.

Bagi ibu yang sudah melahirkan dan kini sedang berada di masa menyusui, sangat dianjurkan untuk memenuhi asupan kalsium dengan baik tiap harinya.

Jika dibandingkan dengan sebelum hamil dan menyusui, kebutuhan kalsiumnya akan mengalami peningkatan.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2013 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, adanya peningkatkan kebutuhan kalsium untuk ibu menyusui dan yang tidak.

Namun, apabila wanita usia 30-35 tahun, asupan kalsium yang dibutuhkan setidaknya 1000 mg/hari.

Lain halnya untuk kebutuhan kalsium saat menyusui akan meningkat sebanyak 200 mgr/hari.

Jadi, jumlah total kebutuhan asupan untuk ibu menyusui di usia 20-29, yakni sekitar 1300 mg dan usia 30-35 tahun memerlukan kalsium sebanyak 1200 mg.

#2. Seberapa penting asupan kalsium untuk ibu menyusui?

Closeup on Young Woman Drinking Milk

Melansir dari National Institute of Health, menyusui ternyata dapat berpengaruh pada kesehatan tulang ibu.

Selama Anda menyusui, tubuh akan menyimpan cadangan kalsium di dalam tulang yang didapatkan dari makanan harian.

Kalsium yang Anda konsumsi tidak hanya berguna untuk menunjang berbagai fungsi organ tubuh, tapi juga untuk membantu memenuhi kebutuhan bayi.

Sebab seperti yang Anda ketahui, ASI merupakan makanan terbaik sampai usia bayi mencapai 6 bulan.

Secara otomatis, segala zat gizi yang Anda konsumsi dari makanan dan minuman harian juga akan ditujukan untuk bayi.

Ketika tiba-tiba kebutuhan kalsium tidak terpenuhi dengan baik, maka tubuh Anda akan mengambil cadangan kalsium yang ada di dalam tulang.

#3. Perlukah minum suplemen kalsium untuk ibu menyusui?

Close Up Of Happy Smiling Woman Taking Pill

Sebenarnya, asupan kalsium setiap harinya bisa Anda penuhi dari beragam makanan dan minuman harian.

Makanan dan minuman ini meliputi biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, tahu, tempe, susu, hingga beragam jenis ikan.

Namun, untuk menjaga agar asupan kalsium harian senantiasa terpenuhi dengan baik, ibu bisa berjaga-jaga dengan rutin minum suplemen kalsium.

Hanya saja, ibu tidak diperkenankan untuk sembarang minum suplemen, termasuk kalsium di masa ini.

Alangkah lebih baiknya agar berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Jangan lupa juga bahwa suplemen kalsium tidak dapat menggantikan asupan makanan harian untuk ibu menyusui.

Jadi, pastikan ibu menyusui tetap memenuhi kebutuhan zat gizi apa pun, tak terkecuali kalsium sembari minum suplemen tambahan sesuai rekomendasi dokter.

Pilihan sumber kalsium untuk ibu selain suplemen

Healthy Food Clean Eating

Kini Anda mungkin sudah paham betul mengenai pentingnya asupan kalsium saat menyusui.

Nah, selain dengan minum suplemen kalsium, ibu juga dapat makan beragam makanan sumber mineral ini untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.

Berikut sumber kalsium untuk ibu menyusui dari makanan sehari-hari:

1. Produk olahan susu

Produk olahan susu yang mudah Anda temui dan olah sebagai santapan sehari-hari yakni keju, susu, yoghurt, dan es krim.

Berdasarkan Data Komposisi Pangan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, kandungan kalsium di dalam 100 gram (gr) keju sekitar 777 mg.

Sementara itu, untuk susu sapi memiliki kandungan kalsium di kisaran 143 mg dan 123 mg untuk 100 gr es krim. Berbeda dengan yoghurt yang dalam setiap 100 gr mengandung sekitar 120 mg kalsium.

Itulah mengapa berbagai macam produk olahan susu ini bisa menjadi pilihan sumber kalsium yang baik bagi ibu di masa menyusui.

2. Sayuran berdaun hijau

Berbagai macam sayuran dengan daun berwarna hijau tidak hanya tinggi kandungan vitamin, tetapi juga kaya akan mineral termasuk kalsium.

Jenis sayuran berdaun hijau tinggi kalsium yang bagus buat ibu menyusui meliputi brokoli dan bayam.

Hal ini terbukti karena di dalam 100 gr bayam terdapat sekitar 166 mg kalsium dan 47 mg di dalam brokoli.

Brokoli dan bayam merupakan dua dari sekian banyak jenis sayuran yang mudah diolah guna memenuhi asupan kalsium untuk ibu menyusui.

3. Tahu dan tempe

Tidak kalah dengan berbagai produk olahan susu dan sayuran berdaun hijau, tahu dan tempe juga termasuk salah satu sumber makanan yang kaya kalsium.

Ada kurang lebih 223 mg kalsium di dalam 100 gr tahu yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mencukupi kebutuhan harian ibu menyusui.

Semengtara untuk tempe, asupan kalsium yang terkandung di dalamnya ada di kisaran 517 mg setiap 100 gramnya.

4. Ikan sarden

Ibu juga bisa makan ikan sarden untuk memenuhi asupan kalsium harian. Ya, ikan sarden khususnya tulang penyusunnya memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi.

Dengan memakan ikan sarden sebanyak 100 gr ibu menyusui bisa memperoleh kurang lebih 95 mg kalsium untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

5. Makanan dan minuman yang telah mendapatkan fortifikasi kalsium

Selain dari makanan dan minuman yang memang mengandung tinggi kalsium, ibu juga bisa mendapatkan asupan kalsium untuk memenuhi kebutuhan harian dari makanan dan minuman fortifikasi.

Makanan dan minuman fortifikasi adalah makanan maupun yang telah ditambahkan zat gizi tertentu sehingga memperkaya kandungan nutrisi di dalamnya.

Ibu bisa mengonsumsi makanan dan minuman yang telah difortifikasi dengan mineral kalsium untuk membantu memenuhi kebutuhan harian selama masa ini.

Beberapa makanan dan minuman yang telah difortifikasi dengan kalsium untuk membantu mencukupi kebutuhan ibu menyusui meliputi jus jeruk, roti, biskuit, dan sereal.

Baca juga: 4+ Suplemen untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *